Danau Kelimutu ( Danau Tiga Warna )

Danau Kelimutu berlokasi di Pulau Flores, Provinsi NTT,  Indonesia. Danau kelimutu ini sering disebut sebagai Danau tiga warna karena memiliki tiga warna berbeda yaitu, merah,biru, dan putih. Danau yang berwarna biru atau " Tiwu ata Polo" merupakan tempat berkumpulya jiwa- jiwa orang yang telah meninggal dan selama ia hidup selalu melakukan kejahatan. Sedangkan Danau berwarna  putih atau " Tiwu Ata Mbupu" merupakan tempat berkumpulnya jiwa-jiwa orangtua yang telah meninggal.

Para penduduk di Danau Kelimutu percaya bahwa, pada saat Danau berubah warna, mereka harus memberikan sesajen bagi arwah orang-orang yang telah meninggal.

Luas ketiga danau itu sekitar 1.051.000 m persegi dengan volume air 1.292 juta m kubik. Batas antara danau adalah dinding batu sempit yang mudah longsor. Dinding ini sangat terjal dengan kemiringan 70 derajat. Ketinggian dinding danau berkisar antara 50-150 m.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke Danau Kelimutu :
1. Tebing yang curam dan sang penjaga monyet. 

    Saat anda tiba di Danau Kelimutu, anda akan disuguhkan pemandangan tebing dari bebatuan yang      curang. Anda juga akan dikagetkan sosok penunggu tebing. Gerombolan monyet berbulu                     kecoklatan penunggu tebing tiba-tiba muncul dari ranting-ranting pohon di bibir tebing.

2. Tugu Pelepas Lelah

     Perjalanan menuju Puncak Kelimutu sangat melelahkan. Selain jalurnya yang cukup curam, udara       di perjalanan menuju puncak semakin menipis karena ketinggiannya. untuk melepas lelah anda           dapat beristirahat sejenak di Tugu Puncak kelimutu.

3. " Pati Ka", Festival Memberi Makan Leluhur

     Tepat tanggal 14 Agustus, tiap tahunnya diadakan Festival Danau Kelimutu. Sesuai kepercayaan          penduduk setempat agenda utama dari festival itu adalah "pati ka". Dalam bahasa setempat "pati          ka" berarti memberi makan.

      Pemberian makan ditujukan untuk para leluhur Danau Kelimutu berupa sesaji terdiri dari daging         babi atau dalam bahasa setempat disebut "wawi" dan moke atau minuman beralkohol khas                  daerah  setempat.




Komentar

  1. Wahh, terimakasih infonya

    BalasHapus
  2. Terimakasih infonya๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  3. Keren bangetttt, jadi mah kesana ☹๐Ÿ˜ญ

    BalasHapus
  4. aline sangat menginspirasi wkwk check punya ku lin

    BalasHapus
  5. Kapan kapan ajak aku kesana ya kak sama jojo

    BalasHapus
  6. Jadi pengen ke sana sama jojo:"

    BalasHapus
  7. Woww keren๐Ÿ‘๐Ÿ‘

    BalasHapus

Posting Komentar